- Waktu loading yang cepat
Dari sudut pandang manapun, waktu loading yang cepat harus menjadi perhatian utama. Apabila wesite Anda gagal ditampilkan dengan sempurna dalam waktu beberapa detik, biasanya pengunjung baru enggan berlama-lama menunggu dan memutuskan untuk meninggalkan website/blog Anda. Biasanya ini terjadi pada pengunjung yang berasal dari hasil pencarian dimana mereka membutuhkan informasi yang tepat dan singkat. - Tidak memiliki halaman antara
Halaman antara adalah halaman yang ditampilkan sebelum halaman utama ditampilkan yang biasanya disebut dengan Splash Page atau Intermission. Halaman seperti ini biasanya berisi ucapan selamat datang atau bahkan iklan. Halaman seperti ini sering ditemukan, seringkali hanya berisi logo website/blog dengan tulisan “Click here to Enter Site” di bawahnya. Hal ini sungguh mengganggu bagi pengunjung website Anda. - Tidak memuat file multimedia yang terlalu banyak
Video dan audio adalah konten multimedia yang cukup mengganggu pengunjung dan memang tidak efektif. Biasanya pengunjung akan langsung mengecilkan volume atau bahkan menutup website/blog Anda. Apabila file multimedia memang diperlukan, buat agar file tersebut tidak langsung dijalankan pada saat website dibuka dan tambahkan link untuk mengaktifkan file multimedia tersebut.
Bentuk lain yang cukup mengganggu adalah gambar animasi, sebisa mungkin tempatkan gambar animasi di luar konten utama website Anda sehingga pengunjung tidak terganggu ketika berusaha membaca konten tersebut. - Memberikan pesan, kesan dan tautan yang jelas
Pengunjung akan segera meninggalkan website/blog Anda jika mereka tidak mendapatkan kejelasan tentang apa yang ditawarkan pada website Anda. Berikanlah informasi yang cukup pada halaman website Anda mengenai isi website tersebut seperti judul yang cukup jelas dibaca dan menginformasikan isi halaman website Anda. Berikan tautan (link) yang menuju halaman-halaman lain pada website Anda.
Tempatkan tautan ini pada tempat yang mudah dijangkau dan jelas terlihat. Hindari pemuatan tautan yang menuju halaman website yang masih dalam pengembangan. Sebagai alternatif, berikan pesan yang menyebutkan bahwa halaman tersebut akan dapat diakses pada jangka waktu tertentu. - Memiliki desain dengan struktur yang tepat dan mudah dimengerti
Tentukan struktur penempatan konten website seperti header, footer, menu navigasi dan blok iklan. Usahakan struktur tersebut sama pada setiap halaman sehingga pengunjung tidak dibuat bingung dengan misalnya, menu yang berpindah-pindah.
Dengan mengikuti kriteria tersebut, peluang Anda dalam memberikan kepuasan kepada pengunjung akan lebih tersedia. Dapat disimpulkan bahwa desain website yang baik dilihat dari sudut pandang target pengunjung bukanlah sebuah website dengan tampilan mewah nan indah, melainkan sebuah desain terstruktur dan informatif serta memberikan kemudahan pada setiap pengunjung untuk mengeksplorasi website Anda.
Meskipun demikian, sebuah desain website yang baik belum tentu bisa membuat penunjung tetap mengunjungi website Anda. Banyak hal lain yang harus juga dipenuhi seperti konten yang selalu ter-update serta akurasi sebuah artikel yang ditawarkan.